Friday, July 25, 2014

Tokoh Serial Mahabharata

Assalamu'alaikum..
Liat judul di atas, udah tau dong kita mau bahas apa. Apa? Curhat? Yahaha salah kawan. Kali ini minakh (mimin akhwat) mau ngeshare tentang salah satu serial yang datangnya dari India, dan pastinya, lagi disukain sama kawula muda tanah air (ga juga sih). Hehe. 
Please Welcome.. Mahabharata!!

Kisah ini merupakan salah satu karya sastra kuno tentang perebutan kekuasaan antara Pandawa (protagonis) dan Kurawa (antagonis). Berdasarkan buku bahasa Sunda yang minakh baca, karya ini dibuat oleh seseorang yang bernama Wyasa.
Perebutan kekuasaan yang dilakukan oleh dua kubu bisa dibilang gak seimbang. Bayangin aja, jumlah Pandawa cuma 5, sedangkan Kurawa ada 100. Nahloh. Bisa ditebak gak tuh siapa pemenang sejatinya. 
Hmm, menurut buku yang lagi-lagi minakh baca, Mahabharata ini bukan sejarah, melainkan legenda. Karena eh karena, perebutan kekuasaan ini belum pernah terjadi dan belum ada bukti nyata (bukti fisik). Tapi, kisah wayang ini keren banget, sob. Bisa dibilang, kisah ini bukan cuma sebatas dongeng sebelum tidur. Kenapa? Karena di dalamnya terdapat pesan moral yang mampu mengenalkan kita mengenai sisi kehidupan dan watak tokoh-tokohnya yang menggambarkan watak manusia kebanyakan. Gak percaya? Coba aja disimak.

Karena begitu menariknya legenda ini, Starplus (semacam produser film India) akhirnya memfilmkan karya sastra Mahabharata. Hasilnya? Lumayan keren. Hehe, buat opini aja, film ini masih menggunakan animasi yang.... ya begitulah. Tapi, terlepas dari itu semua, film ini berhasil menarik jutaan pemirsa di tanah air.
Bukan cuma kisahnya yang bikin jantung berdegup kencang, tapi juga pemerannya yang menarik perhatian. Gak percaya? Yuk kita intip beberapa tokoh Mahabharata yang-keren-keren-itu. Hehehe.

Pertama, liat nih, kelima Pandawa bersaudara yang selalu akur dan sangat sayang sama ibunya, Dewi Kunti.

Dari Kiri ke Kanan: Nakula (keempat), Bima (kedua), Arjuna (ketiga), Yudhistira (pertama), dan Sadewa (kelima). Kelimanya merupakan saudara beda ibu. Yudhistira, Bima, Arjuna, merupakan anak Dewi Kunti. Nakula Sadewa merupakan anak Dewi Madrim. Tapi tau gak sih? 
Ternyata mereka berlima bukan anak kandung Pandu Dewanata, melainkan anak Dewa yang diberikan melalui Dewi Kunti dan Madrim. Pandu Dewanata, sayangnya, tidak bisa memiliki anak karena sebuah kecelakaan yang membuat seorang Resi menyumpahi Pandu agar ia tidak memiliki keturunan. Nah, untungnya ada Dewi Kunti yang bisa memanggil Dewa, dimana jika Kunti memanggil Dewa, maka ia akan mendapat anak dari Dewa yang ia panggil. Itulah kenapa, Pandawa disebut-sebut 'setengah Dewa'.

Nah, setelah ngebahas kelima Pandawa, lanjut ke karakter yang lain.

1. Dewi Kunti
Tadi udah disebutkan nama Dewi Kunti. Nah di samping ini ada sosok dari ibu yang sangat penyayang tapi kadang ceroboh dalam menentukan sikap.
Selain ibu kandung dari Yudhistira, Bima, dan Arjuna; Kunti juga merupakan ibu kandung dari Karna. Siapakah Karna? Nanti kita lihat di sesi selanjutnya, hehe.
Kunti dalam kisah ini, merupakan istri sah pertama dari Pandu Dewanata. Mereka dipertemukan di upacara Swayamvara (semacam sayembara). Setelah Pandu Dewanata gugur, Kunti akhirnya mengasuh kelima anak (termasuk Nakula dan Sadewa) sendirian. Pada akhir kisah Bharatayudha, Kunti memutuskan untuk menjadi petapa sepanjang sisa hidupnya.
Dari sekian banyak wanita di serial ini, minakh paling suka sama Dewi Kunti. Selain cantik, dia juga setia banget sama suaminya. Merelakan segala yang ia punya buat suami dan anak-anaknya. Hewhew, sungguh ibu yang penyayang.

2. Karna
Nah, yang masih penasaran sama Karna, ininih sosok seorang Karna. Dia merupakan pendukung Kurawa. Wah, jahat dong? Eits, jangan salah. Karna ini sebenarnya baik, tapi dia salah tempat. Gak percaya? Dikisahkan Karna adalah sosok yang dermawan, murah hati, dan tak jarang ia suka menolong Pandawa.
Yaa, ibarat peribahasa, jika berteman dengan tukang minyak tanah, maka kita akan kecipratan bau minyak tanah. Begitupun Karna. Berteman dengan Kurawa, lantas membuat Karna kerap kali angkuh dan sombong. Wah, labil juga ya Karna ini. Jahat enggak, baik enggak.

3. Draupadi
Draupadi merupakan istri dari kelima Pandawa. Wait. Ke-Li-Ma. Semuanya? Yap.
Kenapa bisa begitu? Sebenarnya, Draupadi ini ditakdirkan menikah dengan Arjuna. Hanya Arjuna. Hatinyapun untuk Arjuna. Hingga mereka dipertemukan di Swayamvara. Di sana, siapapun yang ingin mendapatkan Draupadi, maka laki-laki itu haruslah pemanah yang hebat. Arjuna adalah pemenangnya. Akhirnya, dengan riang gembira penuh sukacita, Arjuna membawa Draupadi ke hadapan Kunti. Di rumah, Kunti sedang berdoa dan memejamkan matanya. Saat Arjuna bilang: "Ibu, lihat hadiah apa yang aku bawakan". Dewi Kunti menjawab (masih memejamkan mata): "Bukankah sudah kuajarkan padamu tentang berbagi? Yang Arjuna dapatkan haruslah dibagi rata dengan saudaramu, nak". Jreng! Intinya begitu. Kelima Pandawa tidak bisa menolak. Bahkan Draupadi pun tidak. Dengan konflik yang lumayan panjang, akhirnya Draupadi menerima diperistri oleh kelima Pandawa.
Oiya, Draupadi ini merupakan anak dari Raja Drupada. Wanita yang dikisahkan lahir dari api ini memiliki rambut hitam panjang, dan berkulit gelap. Pilunya, Draupadi lahir dibawah sumpah serapah Draupada. Ayahnya sendiri menyumpahi agar Draupadi mengalami ketidakadilan sepanjang hidupnya, namun Draupadi sendiri menyebarkan keadilan. Pokoknya, wanita ini punya banyak konflik kelam dalam hidupnya dan akan sangat panjang kalau diceritakan di sini. Hehe.

4. Dewa Krishna
Ininih. Dewa Krishna yang juga ada versi kartun. Di kartun, dilukiskan Dewa Krishna berwarna biru, di serial? Aih keren banget~
Dikisahkan, Dewa Krishna merupakan reinkarnasi dari Dewa Wisnu. Dalam beberapa tradisi perguruan Hindu, Krishna dianggap sebagai manifestasi dari kebenaran mutlak, bisa dibilang perwujudan dari Tuhan itu sendiri.
Yang minakh petik dari sosok Dewa ini adalah, Krishna memiliki jiwa tolong menolong yang sangat kuat. Mau turun ke bumi demi melakukan kebaikan. Nah, contoh sikap ini bisa diterapkan pada pemimpin kita nih, jiwa 'blusukan' patut diterapkan supaya paham apa-apa saja yang dirasakan rakyatnya, untuk kemudian melakukan pembenahan demi kesejahteraan rakyat.

5. Gandari
Gandari merupakan istri dari Drestarasta, pangeran tertua dari kerajaan Kuru yang buta. Semenjak menikah, Gandari memutuskan untuk menutup matanya sendiri sebagai simbol hormat dan patuh pada suaminya. Ia juga sudah tidak ingin melihat keindahan dunia lagi. Padahal, Drestarasta menikahi Gandari dan menginginkan supaya istrinya itu menjadi 'mata' buatnya. Tapi, Gandari malah menutup matanya. Hmm -_-?
Gandari juga merupakan ibu kandung dari 100 Kurawa. Tau gak gimana asal muasalnya Kurawa bisa berjumlah 100?
Jadi gini, pas Gandari melahirkan, ternyata yang keluar cuma seonggok daging. Hampir putus asa, akhirnya ia melakukan upacara dimana daging itu dibagi menjadi 100 dan dimasukan ke dalam kendi (semacam bayi tabung gitu deh). Jadilah, Kurawa yang berjumlah 100. Nah, 100 itu sendiri merupakan permintaan dari Drestarasta yang ingin mempunyai 100 anak, demi menambah kekuatan. Wah, ternyata Drestarasta lebih mementingkan kuantitas daripada kualitas ya..

6. Sangkuni
Sangkuni adalah kakak kandung dari Gandari. Dengan kata lain, Sangkuni adalah paman dari 100 Kurawa.
Ia adalah sosok yang sangat cerdas. Tapi, ia memanfaatkan kecerdasannya untuk hal yang buruk, yaitu menghasut orang lain demi kepentingan pribadi. Ia bermulut manis, tajam, dan sangat licik.
Dilihat dari wataknya, hampir mirip-mirip ya sama orang zaman sekarang ini. Saling hasut menghasut, bahkan fitnah pun dilontarkan demi mendapat kejayaan yang belum tentu pantas ia dapatkan. Duh, jangan sampai deh kita termasuk ke dalam golongan seperti ini. Selain dimusuhi banyak orang, kita juga dapet dosa tuh.. Nauduzubillah..

7. Duryodana
Duryodana (Duryudana) adalah anak kandung yang lahir dari pasangan Gandari dan Dresrtarasta. Huh, bisa dibilang ini anak 'iblis'. Jahat banget sih. Licik pula. 
Sebagai anak tertua, ia dinobatkan menjadi raja di Kerajaan Kuru. 
Di kisah Mahabharata, Duryudana adalah sosok yang sangat mudah terpengaruh hasutan orang-orang yang ada di sekitarnya dan tanpa berpikir panjang, ia langsung menerima apapun masukan dari keluarganya. 
Hasutan yang paling sulit ditolaknya adalah dari Sangkuni. Mereka berdua ini benar-benar 'duo licik'. Kelicikannya bahkan mampu mengalahkan kejujuran dan kebaikan. Apakah ada orang-orang di sekitar kita yang seperti ini? Hmm.

8. Nakula
Nakula merupakan putra Pandu dari istri kedua, Madrim. Ia mempunyai saudara kembar bernama Sadewa. Menurut Draupadi, dari kelima Pandawa, Nakula-lah yang paling tampan. Bahkan mengalahkan Arjuna. 
Wah, Draupadi sependapat nih sama minakh ehehehe.
Selain tampan, Nakula juga memiliki selera humor yang tinggi. Kalau suasana lagi sedih dan bikin galau, tak jarang ia mengeluarkan guyonan yang langsung mencairkan suasana. Biasanya sih, sasaran 'lawakan'nya itu adalah Bima. Nakula juga ahli di bidang astrologi. Namun sayang, seperti layaknya Arjuna, Nakula juga senang membanggakan ketampanannya. Yaa tapi itu hanya untuk candaan semata, kok.

9. Yudhistira
Ini dia nih, putra Pandu yang tertua dan paling bijaksana dari kelima Pandawa. Yap. Yudhistira.
Karena itulah, Yudhistira dinobatkan sebagai Raja dari Kerajaan Amarta. Sosoknya yang amat bijaksana sering menjadikan dirinya sebagai 'kompas' atau petunjuk buat adik-adiknya dalam mengambil langkah atau keputusan. Dewi Kunti sendiri mengatakan: "apapun keputusan yang diambil Yudhistira, kalian (saudara Yudhistira) harus menurutinya. Jangan kalian berdebat dengannya."
Yudhistira memiliki pembawaan yang tenang dan tidak gegabah. Diamnya Yudhistira berarti ia sedang memikirkan langkah yang benar dalam menyikapi suatu kejadian. Sikap bijaksana inilah yang juga patut kita teladani.

10. Arjuna
Hayo, siapa yang nungguin si tampan Arjuna? Di kelompok Pandawa, Arjuna diakui sebagai orang yang paling tampan alias paling rupawan.
Arjuna memiliki jiwa ksatria dan ahli dalam memanah. Salah satu senjata Arjuna yang paling terkenal adalah Panah Pasopati; yaitu panah yang otomatis muncul apabila ingin digunakan. Panah ini juga mampu membunuh roh-roh jahat atau siluman jahat yang tidak akan musnah oleh kekuatan biasa.
Banyak sekali wanita yang berebut menjadi istri dari putra ketiga Pandu ini. Meskipun begitu, di hati Arjuna, hanya ada Draupadi seorang. Aiiih..


Nah, itu dia beberapa tokoh serial Mahabharata. Maaf ya, cuma bisa sepuluh pemeran. Sisanya, tonton aja di televisi, di chanel yang banyak menayangkan film-film serial India.
Mungkin salah satu dari kalian ada yang berpendapat: "Kenapa sih mimin ini nonton film yang beda dengan keyakinannya". Hehe, sebenernya minakh nonton ini cuma sekedar ingin tau tentang dunia perwayangan. Memang sih, ini kisah Hindu yang tentu berbeda dengan keyakinan mimin. Tapi kan saya tidak memperdalam kisah ini sedalam-dalamnya. Lagipula, daripada melihat sisi negatifnya, mending ambil sisi positifnya. Dari kisah wayang, kita juga bisa mempelajari watak manusia kebanyakan. Licik, baik, bijaksana, dan sebagainya untuk dipetik pesan moralnya. So, be positive.

Mungkin ada juga yang nanya, kapan sih serial Mahabharata tamat? Entahlah, mungkin tidak dalam waktu dekat ini. Kenapa? Di India sana, ternyata masih dilaksanakan syuting serial Mahabharata. Jadi, kapan endingnya? Hanya waktu yang bisa menjawab, hehe.

Yap. Sekian pertemuan kita yang membahas tentang Mahabharata. Mohon maaf apabila ada kesalahan dalam artikel ini dan mohon maaf apabila artikel ini menyinggung para pembaca sekalian. Mau memberikan kritik? Saran? Silakan hubungi saya melalui twitter atau email.
Wassalamu'alaikum.. :)

Sunday, July 13, 2014

Selamat Datang di 12!!

Bismillah..
Assalamu'alaikum, kawan-kawan yang menawan.. Duh sebenernya lagi males buat nulis. Tapi, jari-jari mungil ini serasa gatal untuk menuliskan huruf per huruf yang terangkai menjadi kata dan tersusun menjadi kalimat yang saling mengait membentuk bait.

Oke. Langsung ke topik. Hmm judulnya: Selamat datang di 12. Wah. 12? Ada apa dengan 12? umur? Hmm tanggal lahir? (yap, tapi keliru). Tanggal anniv? *uhuk* *skip* *jangan dibahas*.

Semua tebakan di atas salah. Sayang sekaliii. 12 adalah suatu tingkatan dimana kehidupan baru mulai dimulai. Detak jantung yang menyuarakan suara impian itu mulai terdengar. Hembusan sejuk Ujian Nasional mulai terasa. Ya, sungguh dalam makna 12 ini.

Selamat datang di kelas 12 Sekolah Menengah Atas! Sebelum berkeluh kesah, menangis tersedu, dan khawatir, izinkan diri ini mengucapkan syukur Alhamdulillah karena Allah mengizinkan saya naik ke kelas 12 dengan nilai yang memuaskan. Alhamdulillah.. Setelah berjuang selama kurang lebih satu tahun bersama tugas-tugas yang sukses membuat serasa ingin menangis mengingatnya kembali, akhirnya berhasil juga lolos ke tahap selanjutnya :) Alhamdulillah..

Dengan segenap jiwa dan raga, tepatnya 3 hari yang lalu gue telah melaksanan daftar ulang. Tumben ada daftar ulang. Terakhir gue daftar ulang pas jaman kelas 7 SMP. Yap. Kaget. Cukup.
Dan di daftar ulang ini gue udah tau di kelas mana calon wanita sukses ini ditempatkan. 12 IPA 3! Ahay setelah sekian lama menunggu angka cantik ini keluar (re: 3) selama 2 tahun, akhirnya pecah juga telurnya (?)

Di IPA 3 akhirnya gue sekelas sama temen-temen yang dikenal. Beda sama kelas sebelas dimana gue ditempatkan bersama orang-orang yang gak gue kenal. Ya. Begini nasib anak ansos~ jiahahaha.
But once again, Alhamdulillah. Temen-temen kenal, dan kayaknya asik-asik buat diajak belajar, plus ditambah dengan tersedianya temen sebangku buat gue. Yey~ I never felt this way before. Hehehe.

Sayangnya gue masih belum tau siapa wali kelasnya. Jangan-jangan......... Ah sudahlah. Siapapun wali kelasnya, semoga itu yang terbaik. Dan gue belum tau siapa guru Fisika. Jangan-jangan....... Ah sudahlah. Siapapun guru Fisika, semoga pada akhirnya gue tetep bisa menguasai Fisika dengan baik. Dan belum tau siapa guru kewarganegaraan. Jangan-jangan.......... Ah sudahlah. Siapapun guru kewarganegaraan, yang penting NKRI masih utuh. Hahaha.

Hhmm setelah dipikir-pikir, sepertinya waktu berlalu begitu cepat. Sekarang udah kelas 12. Lima tahun lagi lulus S1, padahal rasanya seperti baru kemarin lulus UN SMP. Yaa Allah, kuatkanlah diri ini hingga mencapai puncak kesuksesan. Aamiin:')

Banyak sekali harapan, impian dan do'a yang terus dipanjatkan untuk sekarang, tahun depan, dan seterusnya. Semoga kelas 12 menjadi suatu titik awal langkah pasti menuju sukses. Semoga nilai-nilai di raport menanjak naik, semoga tahun depan bisa diterima di Teknik Lingkungan UI atau Teknologi Bioproses UI melalui jalur undangan, semoga bisa lulus UN dengan nilai yang bisa dibanggakan, semoga umur 22 tahun benar-benar lulus S1 dengan IPK yang bisa dibanggakan, semoga umur 23 tahun sudah mulai kerja di tempat dan dengan pekerjaan yang bisa dibanggakan serta halal, semoga 25 tahun sudah menemukan seseorang yang senantiasa mengingatkan kebaikan, tapi sebelum bertemu dengan'nya' semoga saya sudah bisa membahagiakan orangtua :") 

Ya. Selamat datang di kelas 12! Yaa Allah, izinkan kesuksesan dan kebahagiaan serta rahmat-Mu meliputiku, Aamiin :) SEMANGAT!!
Wassalamu'alaikum =)

Friday, June 13, 2014

Hormon yang Memengaruhi Pertumbuhan Tumbuhan

Assalamu'alaikum.. Post kali ini gue mau share tentang hormon tumbuhan. Curhatannya ditunda dulu ya, sekali-sekali berbagi ilmu :) Semoga bermanfaat..


HORMON
FUNGSI
KETERANGAN
Auksin
·Merangsang pemanjangan sel titik tumbuh apikal batang. Pada konsentrasi tinggi menghambat pemanjangan sel apikal akar
·Merangsang perkembangan akar lateral (cabang akar)
· Merangsang pembentukan jaringan vaskuler sekunder dan kambium
· Menghambat rontoknya daun dan buah

·Ditemukan pertama kali F.W Went berupa IAA (Indol Asetat Acid) pada ujung kecambah gandum
·Auksin pada ujung batang mengakibatkan dominasi apikal yaitu menghambat pertumbuhan tunas lateral.
·Auksin rusak oleh cahaya; apabila disinari di satu sisi batang, maka batang akan tumbuh membelok. Jika tak ada cahaya, batang akan tumbuh cepat (etiolasi)
·Auksin diproduksi di embrio biji, meristem batang, dan daun muda.
Sitokinin
·Merangsang pembelahan sel
·Menghambat dominasi apikal
·Mengatur pembentukan daun, pucuk, bunga, dan buah
·Pada kultur jaringan, sitokinin digunakan untuk merangsang pembentukan tunas dan akar
·Ditemukan pertama kali pada tanaman tembakau (disebut kitenin)
Giberelin
·Merangsang pembelahan dan pemanjangan sel
·Merangsang pembentukan amilase
·Merangsang pembentukan serbuk sari dan bunga
·Memperbesar ukuran buah dan mengakhiri masa dominasi biji
·Membentuk biji tanpa pembuahan (partenokarpi) dan menormalkan tanaman kerdil
·Ditemukan oleh F. Kurusawa pada jamur Gibberela fujikuroi
·Diproduksi di meristem batang, meristem akar, daun muda, dan embrio
Asam Absisat
·Menghambat pembelahan sel
·Merangsang keadaan dormansi; merangsang pengguguran daun pada keadaan yang tidak menguntungkan
·Bekerja antagonis dengan auksin dan giberelin
·Diproduksi di daun, batang, buah, dan biji.
Gas Etilen
·Merangsang pematangan buah dan kerontokan daun
·Membantu proses pemeraman buah
·Ditemukan di jaringan buah masak, jaringan tua, dan ruas batang
Kalin
·Merangsang pertumbuhan organ
·Dibedakan menjadi rizokalin (akar), kaulokalin (batang), filokalin (daun), dan antokalin (bunga)
Asam Traumalin
·Merangsang pembelahan sel sebagai mekanisme penutupan luka
·Jika tumbuhan luka, maka akan merangsang pengeluaran hormon luka yang kemudian akan merangsang pertumbuhan gabus.
·Pembentukan kambium gabus dirangsang oleh giberelin
·Karena pengaruh sitokinin, terbentuklah sel-sel baru yang akan membentuk jaringan penutup luka.


 

Tuesday, June 10, 2014

Bingung

Assalamu'alaikum.. Duh, maaf ya, judul di atas ga enak banget buat dibaca. Soalnya gue emang bingung mau ngasih judul apa. Dan gue juga bingung mau cerita apa. Tapi ada sesuatu yang ingin gue ungkapkan dari dulu. Secuil kekhawatiran yang selalu muncul ketika pikiran dan hati ini tengah hampa.
Bismillah..
Pernah ga sih kalian bingung nentuin cita-cita? Pasti pernah. Jangankan cita-cita. Milih mau sekolah dimana aja kita masih suka bingung. Ya. Itu gue. Sebentar lagi kelas 12, dan mungkin sudah saatnya untuk menentukan pilihan fakultas apa, perguruan tinggi mana yang akan kita pilih sebagai tempat menuntut ilmu di sana. Ketika teman-teman sudah memilih, sudah mempunyai angan, sudah tau apa yang mereka lakukan nanti. Gue? Seorang yang masih buta akan cita-cita.
Well, di bio twitter memang sudah terpampang jurusan impian yang gue inginkan. Tapi itu cuma segelintir dan parahnya, itu gak tau bener atau enggak, bisa atau enggak.
Yaa misalnya Kedokteran UI. Wow. You know lah persaingan masuk sana bener-bener ketat. Apalagi kalau lewat jalur SNMPTN. Ada kemungkinan gue bakal terlempar jauh, mengingat peringkat paralel gue yang tidak terlalu tinggi. Diliat dari tahun ini aja yang masuk SNMPTN FKUI adalah seorang anak yang peringkatnya 1, 2, 1,2. Yah gue mah apa atuh.
Hmm bisa aja sih gue masuk FKUI lewat tes tertulis. Tapi entah masalah gengsi atau apa, gue agak gak sreg kalau lewat SBMPTN. Walaupun orangtua juga nyaranin lewat tertulis aja, hati ini tetap bergejolak, dan seakan menolak. Bingung :"( Padahal gue pengen banget jadi dokter biar bisa bikin praktek dokter gratis buat orang yang kurang mampu :"( Dan gue pengen bikin orangtua seneng ngeliat salah satu anaknya yang jadi dokter.. Huhuhu. Padahak udah banyak orang yang bilang kalau gue cocok jadi dokter. Pake jas putih, meriksa-meriksain orang, dengan senyum yang terbuka lebar ketika pasien datang mengeluh. Aaaa so sweet (>,<)
Lanjut. Gue juga pengen ngambil Teknik Kimia. Alasannya karena peluang kerja di perusahaan lebih besar. Ada seseorang yang ngelamar di perusahaan penghasil bahan kimia, nah dia ngeliat kebanyakan yang diterima kerja di sana adalah lulusan Teknik Kimia. Nah gue pengen aja kerja di sana, soalnya perusahaan itu milik Jepang, jadi siapa tau aja nanti dapet kesempatan buat mengunjungi Negeri Sakura itu.
Tapi gue bingung. Lagi-lagi masalah keraguan atas kemampuan. Gue takut ga mampu di Tekim. Di sekolah juga banyak banget anak-anak 'dewa' yang milih Tekim, hmm ini bisa-bisa mempertipis peluang gue untuk masuk lewat undangan. Jadi... Argh bingung.
Dua pilihan di atas memang 'primadona' banget. Ada pilihan lain yang 'mungkin' non primadona. Teknik Lingkungan sama Teknik Pangan. Untuk teknik lingkungan, gue agak pesimis bakal bertahan di bidang ini. Soalnya, gue gak terlalu yakin sama prospek kerjanya nanti. Yaa mungkin nanti kerja di departemen kehutanan, departemen perikanan, dan kawan-kawan. Peluang ke luar negeri nya kecil hehehehe. Yang gue pengen itu adalah profesi yang bisa membawa gue keliling dunia. Minimal Jepang dulu deh. Tapi gak apa-apalah ini dijadikan pilihan. Yaa mengingat nilai PLH gue gak pernah di bawah KKM. Dan gue juga seneng sama pelajaran ini hehe. Apalagi kalau ngebahas AMDAL, limbah dan lain sebagainya.
Next. Teknik Pangan. Terinspirasi dari iklan-iklan produk makanan dan minuman, gue pengen jadi seseorang di balik pembuatan makanan minuman itu. Rencananya sih, kalau misal gue jadi di bidang ini, gue langsung ngelamar di perusahaan produk makanan atau minuman Jepang. Biar bisa ke Jepang sekalian gitu.. Hehehe. Gue udah nyari info tentang ini. Lumayan bagus kok. Apalagi gue juga seneng meracik sesuatu jadi sesuatu lain yang baru. Apalagi kalau hasilnya 'taste good'. Yaa gitu deh pokoknya. Sayangnya, di UI kampus terdekat kita itu, sepertinya belum menyediakan jurusan ini. Udah gitu, orangtua juga kurang ngizinin kalau ngambil jurusan ini. Alasannya karena prospek kerja yang kurang menjamin. Huft. Bingung.

Sudah. Hanya itu segelintir jurusan yang ada di benak gue. Apa yang bakal gue pilih? Aaaaa somebody please help me to make my choice.
(-_-") :"( :") :o ('-')

Dan.. Ada lagi nih hal yang sering bikin gue galau abis-abisan. Kalian lihat gambar di samping? Seorang muslimah yang subhanAllah cantik meneduhkan. Walaupun sekedar gambar, tapi setidaknya ini menggambarkan sesosok wanita muslim sejati.
Gue? 
Gue itu apa sih? Masih banyak kekurangan, bahkan mungkin gak punya kelebihan. Astaghfirullah. Perasaan ini berkecamuk. 
Di sekitar sekolah, bahkan di rumahpun. Gue suka iri dengan perempuan lain.


Contoh, salah satu senior gue yang udah lulus. Dia ini bener-bener menunjukan kalau dia adalah muslimah. Cara dia berpakaian, bersikap, berjalan, bertutur kata, bahkan mungkin harumnya adalah harum wanita muslimah. Harum surga. SubhanAllah. Banyak orang yang bilang kalau dia adalah bidadari. Cantik. Anggun. Baik. Dan yang terpenting shalihah. Gue pun sangat mengakui dia seperti sosok bidadari surga. Dan banyak pula lelaki yang diam-diam menyimpan kekaguman padanya namun tak berani menyatakannya lantaran belum pantas. Ya. Pesona wanita ini sudah tidak terbantahkan lagi.
Gue? Hmff.. Cara berjalan kadang bener, kadang salah. Pakaian kadang berantakan. Kalimat yang terucap kadang tidak bermakna. Yaa Allah.. Aku ingin menjadi seorang muslimah sejati yang teduh lagi meneduhkan..
Hati ini kadang masih sangat kotor. Debu dan asap serta emisi gas buang dari sebuah cinta itu membusuk di hati. Astaghfirullah.. Begitu jauhnya gue kalau dibandingkan dengan wanita tadi. Bagaikan langit dengan inti bumi. Jauuuuhhh sekali.
Tak usahlah dibandingkan dengan bidadari secantik itu. Bandingkan dengan teman-teman lain pun gue masih tertinggal jauh. Sayangnya, ketika ingin berubah, selalu ada sekat yang mencegah dan entah datang darimana. Membuat hati dan pendirian ini kembali goyah. 
Perasaan bingung seperti ini sangat sering muncul dikala ramai ataupun sepi. Ketika perasaan ini muncul, keadaan ramai berubah jadi sepi, karena tenggelam dengan pikiran sendiri. Ketika perasaan ini muncul, keadaan sepi berubah jadi ramai, karena pikiran ini bergemuruh, rusuh memikirkan rasa iri ini.
Ingiiiiiiiin sekali berubah. BERUBAH. Menjadi muslimah yang shaliha, mempunyai wajah yang teduh, menjadi muslimah yang seutuhnya.

Ahhh sudahlah. Tak tau lagi apa yang mau dicurahkan. Sudah malam pula. Biarlah kebingungan ini saya tuntaskan sendiri. Tapi jika kalian punya saran, hubungi saya via gmail atau twitter atau fb. 
Izinkan aku terlelap dalam dekapan angan dan impian. Dan izinkan aku terbangun dalam hangatnya kenyataan dari sebuah impian. Selamat malam. Wassalamu'alaikum..
 

Template by BloggerCandy.com